Menjaga Udara Tetap Bersih

green-meadows.jpgUdara merupakan kebutuhan dasar terpenting dalam hidup manusia. Namun sayangnya kini udara yang tersedia di lingkungan kita telah tercemar oleh berbagai polusi. Segala bentuk polusi udara tersebut kemudian menjadi penyebab timbulnya beragam gangguan kesehatan, mulai dari penyakit ringan hingga kanker, bahkan kematian.

Orang dewasa butuh konsumsi 1 kg makanan, juga 2 kg air setiap hari, menghirup 13,5 kg udara dalam sehari. Dengan demikian kualitas udara sangat penting untuk semua orang. Berikut adalah lima fungsi utama dari udara yang bersih : Pertama, Oxygen Therapy, menambah kadar oksigen di udara sehingga meningkatkan daya tahan tubuh. Kedua, Anion Therapy, menetralkan ion positif (sebagai vitamin di udara). Ketiga, Ozone Therapy, membasmi bakteri, jamur, tungau dan bau tak sedap. Keempat, Phytoncidere, meningkatkan immunitas tubuh. Dan kelima, Aroma Therapy, meningkatkan immunitas tubuh dan menghasilkan efek penyembuhan dari berbagai pilihan minyak essensial yang berasal dari tumbuh-tumbuhan.

Selain fungsi utama di atas, ada beberapa keuntungan udara yang bersih yaitu: mengelola kualitas udara (pembersih dan penyegar udara alami), memperbaiki kesehatan lingkungan (penolak serangga, pembasmi tungau dan penghilang bau tak sedap), memberikan kualitas tidur yang baik, membantu mengelola emosi dan suasana hati serta menghilangkan stress, menghasilkan sistem pernafasan yang sehat, meningkatkan immunitas tubuh dan memperbaiki metabolisme tubuh, menambah energi dan vitalitas, dan menghasilkan efek penyembuh dari aroma terapi.

Ada beberapa tips menjaga agar udara tetap bersih dan sehat serta terbebas dari polusi udara. Tips ini bisa kita mulai dari rumah atau sekolah, salah satunya adalah dengan tanaman. Kita hanya membutuhkan tanaman untuk menyaring udara. Kita bisa menempatkan tanaman di beberapa lokasi rumah sebagai penyaring udara. Tanaman bertindak sebagai penyaring atau filter karena daun pada tanaman berfungsi sebagai penyerap racun. Siklus singkatnya adalah apabila tanaman menjadi penyaring udara pertama, maka hidung dan paru-paru kita aman dari segala jenis kontaminasi udara.

Oleh karena itu, membersihkan udara dengan tanaman juga sangat dianjurkan agar kita dan keluarga terhindar dari asma, alergi, reaksi terhadap jamur, dan penyakit imun lainnya. Ada beberapa langkah untuk menempatkan tanaman sesuai dengan kadar udara yang telah terkontaminasi. Kita bisa menempatkan tanaman pada meja tamu, lantai, kusen jendela atau tempat lainnya yang berpotensi telah terkontaminasi. Di ruangan tertentu seperti kamar tidur,  dapur, ruang TV, dll. Beberapa jenis tanaman yang terbukti dapat membersihkan udara di rumah adalah Palem Kuning, Pakis Boston, Bunga Peace Lily, Sirih Belanda, dan Sanseviera.

Cara lain untuk menjaga kebersihan udara di rumah adalah Pertama, No smoking! selain dapat mencemarkan udara dalam rumah, asap rokok juga dapat menempel di perabotan rumah sehingga menghasilkan aroma tidak sedap. Kedua, kurangi penggunaan bahan kimia. Menggunakan alat-alat rumah tangga yang mengandung bahan kimia juga dapat berbahaya bagi kesehatan. Salah satunya ialah spray yang mengandung aerosol. Mengurangi penggunaan alat-alat yang mengandung bahan kimia juga menjadi salah satu cara dalam melestarikan lingkungan. Ketiga, Buka jendela. Membuka jendela di pagi hari dapat membantu kelancaran pertukaran udara di dalam rumah. Udara kotor di dalam rumah berganti dengan udara sejuk dan bersih, terutama di pagi hari. *Masruhin Bagusdari berbagai sumber

Iklan