Kegiatan Siswa 2016/2017

KALENDER KEGIATAN TAHUN PELAJARAN 2016/2017

SDIT AL USWAH TUBAN

 

Semester 1

NO KEGIATAN PELAKSANAAN
1 Libur Awal Puasa 3 – 12 Juni 2016
2 Pekan Ramadhan (kelas 2 – 6) 13 – 17 Juni 2016
3 Mabit Ramadhan (Kelas 4-6) 17 – 18 Juni 2016
4 Libur Hari Raya 19 Juni – 17 Juli 2016
5 Halal Bihalal Guru & siswa SDIT Al Uswah 18 Juli 2016
6 Masa Efektif Sekolah 19 Juli 2016
7 Masa Orientasi Siswa Baru 18 – 22 Juli 2016
8 Smart Class Training (Kelas 4) 19 Juli 2016
9 Kegiatan Idul Adha 12 September 2016
10 Ujian Tengah Semester 1 26-30 September 2016
11 Peringatan 1 Muharram 2 Oktober 2016
12 – Super Camp kelas   4 dan 5

– Baksos

– Proling

7 – 9 Oktober 2016
13 Integral Learning 2-6 November 2015
14 Integral Learning Semester1 7 -11 November 2016
15 Ulangan Akhir Semester 1 5-9 Desember 2016
16 Maulid Nabi 12 Desember 2016
17 Class Meeting 13 – 16 Desember 2016
18 Tugas Akhir Kelas 5 1 – 28 Februari 2017
Kegiatan Rutin
Ekstra Kurikuler :

·          Pendidikan wajib Kepramukaan

·          KIA (Karya Ilmiah Anak)

·          Badminton

·          Futsal

·          Art Jurnalistik

·          Robotik

·          Cooking Club

·          Green Club

·          Renang

·          Seni Bela Diri Kempo

 

·          Mabit

·          Sukses Unas & Try Out

·          Pembinaan Keislaman

·          Keg. PHBN/PHBI

·          Class meeting

·          Math & sains Club

·          Rebana Club

·          Upacara Bendera

·          Program Bahasa

·          Pembinaan Ibadah

·          Tahsin & Tahfidz Al qur’an

·          Gerakan 1 Meter tanpa Sampah

·          Pendidikan Karakter

·          Budaya Membaca

·          Jumat Bersih dan Sehat

 

 

KALENDER KEGIATAN

SDIT AL USWAH TUBAN

 

Semester 2

NO KEGIATAN PELAKSANAAN
1 Goldy Festival dan PSB Lpit Al Uswah Januari 2017
2 Ulangan Tengah Semester 2 27 Februari – 3 Maret 2017
3 Integral Learning Semester 2 13 – 17 Maret 2017
4 Bussines day 3 – 7 April 2017
5 Peringatan Isra’ Mi’raj & Hardiknas 24 April 2017
6 Ulangan Akhir Semester 2 2 – 6 Mei 2017
7 Graduation Day 20 Mei 2017
Kegiatan Rutin
Ekstra Kurikuler :

·          Pendidikan Wajib Kepramukaan

·          KIA (Karya Ilmiah Anak)

·          Badminton

·          Futsal

·          Art Jurnalistik

·          Robotik

·          Cooking Club

·          Green Club

·          Renang

·          Seni Bela Diri Kempo

 

·          Mabit

·          Sukses Unas & Try Out

·          Pembinaan Keislaman

·          Keg. PHBN/PHBI

·          Class meeting

·          Math & sains Club

·          Rebana Club

·          Upacara Bendera

·          Program Bahasa

·          Pembinaan Ibadah

·          Tahsin & Tahfidz Al qur’an

·          Gerakan 1 Meter tanpa Sampah

·          Pendidiikan Karakter

·          Budaya Membaca

·          Jumat Bersih dan Sehat

CATATAN :

*Pertemuan POMG dilaksanakan setiap bulan

* Kegiatan ada pemberitahuan dan jadwal

*Akan ada pemberitahuan jika terjadi perubahan jadwal

SDIT ALUSWAH MENUJU WIDYA PAKERTI NUGRAHA 2014

IMG_4853*Oleh: Masruhin, S.Pd.I – Nasib negara dapat ditentukan dan dilihat dari karakter bangsanya. Mengenai karakter, menurut Aristoteles bahwa “Kita adalah apa yang kita lakukan berulang-ulang. Keunggulan bukanlah pekerjaan sekali jadi, melainkan sebuah kebiasaan”. Kebiasaan tercipta dari tindakan atau perbuatan yang berulang-ulang secara rutin. Tindakan atau perbuatan yang berulang-ulang tersebut bukan saja menjadi kebiasaan (habit) melainkan sudah menjadi karakter. Dan karakter inilah yang akan membawa nasib sebuah bangsa. Kita yang merupakan bagian dari bangsa Indonesia akan menjadi baik atau buruk tergantung karakter yang dibangun.

Karakter adalah  nilai-nilai yang khas-baik (tahu nilai kebaikan, mau berbuat baik, nyata berkehidupan baik, dan berdampak baik terhadap lingkungan) yang terpateri dalam diri dan terejawantahkan dalam perilaku. Karakter merupakan ciri khas seseorang atau sekelompok orang yang mengandung nilai, kemampuan, kapasitas moral, dan ketegaran dalam menghadapi kesulitan dan tantangan. Sehingga pembentukan karakter ini tidak lepas dari life skill.

Menyikapi persoalan karakter, pemerintah Indonesia sudah menyiapkan  strategi untuk membangun karakter bangsa, salah satunya melalui pendidikan karakter. Konsep pendidikan karakter yang saat ini sudah diluncurkan oleh pemerintah diharapkan mampu menyelesaikan permasalahan-permasalahan bangsa saat ini. Karena konsep pendidikan karakter ini seiring dengan tujuan pendidikan nasional, yaitu mengembangkan potensi peserta didik untuk memiliki kecerdasan, kepribadian dan akhlak mulia. Pendidikan tidak hanya membentuk insan Indonesia yang cerdas, namun juga berkepribadian atau berkarakter, diharapkan lahir generasi bangsa dengan karakter yang bernafas nilai-nilai luhur bangsa serta agama (Pasal I UU Sisdiknas tahun 2003).

Dan jauh sebelum pemerintah mencanangkan pendidikan karakter, Nabi Muhammad SAW telah mencontohkan prilaku berkarakter melalui kata dan perbuatan semasa hidupnya, yang bisa menjadi petunjuk dan teladan bagi kita. Sebagaimana hadits Rasulullah SAW berbunyi : Dari Abu Hurairah, ia berkata, Rasulullah saw pernah bersabda, “Sesungguhnya saya diutus untuk menyempurnakan kemuliaan akhlak.” (H.R. Ahmad).

Firman Allah SWT : Artinya: “Sungguh dalam dirimu terdapat akhlak yang mulia”.

Pada ayat yang lain juga disebutkan: Artinya : “Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri tauladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan Dia banyak menyebut Allah”.

Dari al Qur’an dan hadits di atas dapat dipahami bahwa Rasulullah sebagai seorang nabi dan rasul mendapatkan tugas dari Allah SWT yaitu memperbaiki akhlaq dan rasulullah adalah suri tauladan yang baik. Sehingga pendidikan saat ini yang terpenting adalah pendidikan yang berfokus pada perubahan karakter dan pembentukan akhlaq mulia.

Maka sudah seharusnya pemerintah memberikan perhatian yang serius terhadap pendidikan karakter. Fungsi pendidikan harus mengarah pada upaya pembentukan karakter, sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003 Bab II Pasal 3 menyatakan bahwa fungsi pendidikan nasional adalah mengembangkan kemampuan dan membentuk karakter bangsa serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa.

Sangat jelas bahwa tujuan pendidikan nasional tersebut mengarah pada pendidikan karakter. Pendidikan karakter diharapkan dapat diterapkan oleh semua satuan pendidikan secara terintegrasi dalam pembelajaran di kelas dan kultur sekolah. Pembelajaran yang menitikberatkan pada proses dan pembiasaan di sekolah.

Berdasarkan alur pikir pembangunan karakter bangsa, pendidikan merupakan salah satu strategi dasar dari pembangunan karakter bangsa yang dalam pelaksanaannya harus dilakukan secara koheren dengan beberapa strategi lain. Strategi tersebut mencakup, yaitu sosialisasi/penyadaran, pemberdayaan, pembudayaan dan kerjasama seluruh komponen bangsa. Pembangunan karakter dilakukan dengan pendekatan sistemik dan integratif dengan melibatkan keluarga, satuan pendidikan, pemerintah, masyarakat sipil, anggota legislatif, media massa, dunia usaha, dan dunia industri. Sehingga satuan pendidikan adalah komponen penting dalam pembangunan karakter yang berjalan secara sistemik dan integratif bersama komponen lainnya.

Dalam hal pembangunan karakter ini pemerintah Kabupaten Tuban sudah menunjukkan keseriusannya sebagaimana ditunjukkan dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Tuban yaitu Terwujudnya masyarakat Tuban yang lebih maju, religius, sejahtera, dan bermartabat dalam tata perintahan yang kreatif dan bersih.

Sedangkan pelibatan satuan pendidikan, dalam hal ini Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban juga sudah melaksanakan program-program terkait implementasi pendidikan karakter sebagai perwujudan dari visi Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban yaitu : Terwujudnya insan yang cerdas, berakhlaq, profesional, dan berbudaya. Sedangkan misinya adalah Meningkatkan Ketersediaan Layanan Pendidikan, Memperluas Keterjangkauan Layanan Pendidikan, Meningkatkan Kualitas/Mutu dan Relevansi Layanan Pendidikan, Mewujudkan Kesetaraan dalam Memperoleh Layanan Pendidikan, Menjamin Kepastian Memperoleh Layanan Pendidikan.

Dari fenomena bangsa, pentingnya pendidikan karakter dan strategi pembangunan karakter di atas, maka kami mempunyai keinginan yang kuat untuk terlibat dalam melaksanakan pengembangan dan implementasi budaya dan karakter bangsa dalam satuan pendidikan yang lebih kecil yaitu SDIT Al Uswah Tuban.