Ramadhan dan Momentum Ukhuwah

Beberapa fungsi puasa ramadhan adalah melatih kesabaran, menahan hawa nafsu, dan merupakan media meraih ketaqwaan. Dan sudah menjadi janji Allah, Allah menyediakan kemudahan setelah diberikan kesulitan, Allah menyediakan kesabaran karena ada ujian, dan Allah memberikan pahala serta tempat yang mulia setelah manusia mampu meniti jalan ketaatan dengan menjalankan perintah dan menjauhi larangannya.

Disadari atau tidak, menjelang penentuan awal puasa, selama bulan ramadhan hingga penentuan satu syawal sering kita menjumpai perbedaan-perbedaan di sekitar kita. Mulai dari penentuan awal puasa, jumlah rakaat shalat terawih, perbedaan satu syawal, hingga hal-hal yang sepele, seperti penampilan fisik seseorang dan sebagainya.

Perbedaan-perbedaan yang demikian sering kali menjadi bahan pertengkaran di antara sesama umat Islam. Mereka saling mencari pembenaran dan merasa paling benar sehingga dengan mudah menyalahkan orang lain yang tidak sama dengan dirinya. Teringat nasehat seorang kiyai dalam sebuah majlis “Jangan bertengkar, bertengkar itu jelek, apalagi bertengkar dengan sesama orang Islam yang masing-masing masih menjalankan shalat, rakaat shalatnya pun sama” begitu sang kiyai ketika menengahi santrinya yang berbeda pendapat.

Bertengkar adalah sebuah fenomena yang timbul dikarenakan tidak adanya kesesuaian masing-masing pihak dan tidak adanya kesadaran salah satunya. Memang pertengkaran dan pertentangan masih saja ada di sekitar kita dan bahkan yang sangat ironis yang menimbulkan pertentangan itu hanya karena hal-hal yang sepele, hanya berbeda dalam masalah furu’, bukan masalah-masalah pokok dalam Islam. Mereka masih menganggap bahwa perbedaan adalah perpecahan dan pertentangan.

Berbeda tidak sama dengan bertentangan, perbedaan bukanlah perpecahan. Perbedaan pendapat merupakan hal yang bisa dianggap lazim dan wajar karena manusia sebagai makhluk yang terbatas dan relatif. Dia tidak mengetahui secara pasti mana yang benar. Dia hanya bisa menganggap dan menyakini sesuatu itu benar. Oleh karena itu manusia bisa saja melakukan kesalahan. Supaya kesalahan itu bisa ditekan hingga sedikit mungkin, kita diperintahkan untuk bermusyawarah, yang benar secara mutlak itu hanyalah Allah.

Menyadari bahwa bulan ramadhan adalah bulan yang mulia maka betapa indahnya bila kita saling berangkulan tanpa harus memukul, saling mengajak tidak mengejek, saling mengerti dan menghargai tanpa melukai. Yang penting bukanlah ukhuwah formal melainkan ukhuwah dalam arti tasamuh (toleran) saling mengerti dan menghargai.

Bulan yang penuh berkah ini jangan dikotori dengan prilaku saling mengejek. Jangan mengejek mereka yang memakai jubah, surban, dan berjenggot dan sebaliknya jangan cemo’oh mereka yang berdasi dan ber’jeans’ atau berpenampilan yang tidak sama dengan kita. Kita semua ingat, bahwa Allah melihat hati dan amal kita, qulubikum wa a’malikum. Maka kita jangan sampai terpancing, hanya karena penampilan kita yang bagus tapi hati kita terdapat kesombongan dan penyakit hati lainnya. Naudzubillahi min dzalik, hanya ketaqwaanlah yang membedakan kita di sisi Allah SWT.

Allah berfirman “Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat (QS. Al Hujurat:10). Dalam ayat ini Allah menekankan bahwa seolah-olah sifat orang mukmin itu adalah hanya bersaudara (padahal di sana banyak sekali sifat muslimin yang lainnya), hal ini tidak lain menunjukkan bahwa sifat persaudaraan di antara orang Islam itu penting dan agung sekali.

Momen ramadhan ini sangatlahlah tepat bila kita jadikan sebagai momen ukhuwah islamiyah, momen persaudaraan antar sesama umat Islam. Betapa indah bila kita bisa bekerjasama, menggabungkan semua keahlian yang kita miliki untuk mencapai tujuan bersama, tanpa memperdebatkan taktik dakwah dan penampilan lahiriah yang lebih sepele. Bila ada perbedaan penafsiran, misalnya tentang apa yang disebut sunnah nabi, kita harus saling lapang dada dalam penafsiran itu. Bukankah perbedaan pendapat itu adalah rahmat?

Maka, betapa mulia bila hari-hari ramadhan ini kita jadikan sebagai sarana menuju ketaqwaan kepada Allah SWT. Dengan semampu mungkin mengendalikan hawa nafsu dan melatih kesabaran. Tidak terpancing kepada hal-hal yang menimbulkan pertentangan dan perpecahan yang justeru akan mengotori ibadah kita di bulan ramadhan. Ukhuwah Islamiyah lebih penting dari pada membesar-besarkan perbedaan-perbedaan, dengan merasa paling benar, yang akhirnya justeru memantik dan menyulut api pertengkaran. Wallahu a’lam.

Menjaga Udara Tetap Bersih

green-meadows.jpgUdara merupakan kebutuhan dasar terpenting dalam hidup manusia. Namun sayangnya kini udara yang tersedia di lingkungan kita telah tercemar oleh berbagai polusi. Segala bentuk polusi udara tersebut kemudian menjadi penyebab timbulnya beragam gangguan kesehatan, mulai dari penyakit ringan hingga kanker, bahkan kematian.

Orang dewasa butuh konsumsi 1 kg makanan, juga 2 kg air setiap hari, menghirup 13,5 kg udara dalam sehari. Dengan demikian kualitas udara sangat penting untuk semua orang. Berikut adalah lima fungsi utama dari udara yang bersih : Pertama, Oxygen Therapy, menambah kadar oksigen di udara sehingga meningkatkan daya tahan tubuh. Kedua, Anion Therapy, menetralkan ion positif (sebagai vitamin di udara). Ketiga, Ozone Therapy, membasmi bakteri, jamur, tungau dan bau tak sedap. Keempat, Phytoncidere, meningkatkan immunitas tubuh. Dan kelima, Aroma Therapy, meningkatkan immunitas tubuh dan menghasilkan efek penyembuhan dari berbagai pilihan minyak essensial yang berasal dari tumbuh-tumbuhan.

Selain fungsi utama di atas, ada beberapa keuntungan udara yang bersih yaitu: mengelola kualitas udara (pembersih dan penyegar udara alami), memperbaiki kesehatan lingkungan (penolak serangga, pembasmi tungau dan penghilang bau tak sedap), memberikan kualitas tidur yang baik, membantu mengelola emosi dan suasana hati serta menghilangkan stress, menghasilkan sistem pernafasan yang sehat, meningkatkan immunitas tubuh dan memperbaiki metabolisme tubuh, menambah energi dan vitalitas, dan menghasilkan efek penyembuh dari aroma terapi.

Ada beberapa tips menjaga agar udara tetap bersih dan sehat serta terbebas dari polusi udara. Tips ini bisa kita mulai dari rumah atau sekolah, salah satunya adalah dengan tanaman. Kita hanya membutuhkan tanaman untuk menyaring udara. Kita bisa menempatkan tanaman di beberapa lokasi rumah sebagai penyaring udara. Tanaman bertindak sebagai penyaring atau filter karena daun pada tanaman berfungsi sebagai penyerap racun. Siklus singkatnya adalah apabila tanaman menjadi penyaring udara pertama, maka hidung dan paru-paru kita aman dari segala jenis kontaminasi udara.

Oleh karena itu, membersihkan udara dengan tanaman juga sangat dianjurkan agar kita dan keluarga terhindar dari asma, alergi, reaksi terhadap jamur, dan penyakit imun lainnya. Ada beberapa langkah untuk menempatkan tanaman sesuai dengan kadar udara yang telah terkontaminasi. Kita bisa menempatkan tanaman pada meja tamu, lantai, kusen jendela atau tempat lainnya yang berpotensi telah terkontaminasi. Di ruangan tertentu seperti kamar tidur,  dapur, ruang TV, dll. Beberapa jenis tanaman yang terbukti dapat membersihkan udara di rumah adalah Palem Kuning, Pakis Boston, Bunga Peace Lily, Sirih Belanda, dan Sanseviera.

Cara lain untuk menjaga kebersihan udara di rumah adalah Pertama, No smoking! selain dapat mencemarkan udara dalam rumah, asap rokok juga dapat menempel di perabotan rumah sehingga menghasilkan aroma tidak sedap. Kedua, kurangi penggunaan bahan kimia. Menggunakan alat-alat rumah tangga yang mengandung bahan kimia juga dapat berbahaya bagi kesehatan. Salah satunya ialah spray yang mengandung aerosol. Mengurangi penggunaan alat-alat yang mengandung bahan kimia juga menjadi salah satu cara dalam melestarikan lingkungan. Ketiga, Buka jendela. Membuka jendela di pagi hari dapat membantu kelancaran pertukaran udara di dalam rumah. Udara kotor di dalam rumah berganti dengan udara sejuk dan bersih, terutama di pagi hari. *Masruhin Bagusdari berbagai sumber

Menciptakan Sekolah Rindang

Gambar

Gambar

Gambar

Laboratorium sekolah tidak selalu berada dalam ruangan (indoor) tetapi bisa juga berada di luar ruangan (outdoor). Segala hal yang ada di sekitar sekolah dapat menjadi laboratorium sekolah. Sekolah yang kondusif adalah sekolah yang mampu menjadikan setiap sudut sekolah sebagai sumber belajar siswa termasuk tempat bermain, koperasi atau kantin, green house, TOSE, pengolahan sampah (komposting), toilet, lapangan dan lain sebagainya. Termasuk sekolah yang memiliki ruang terbuka hijau selain sebagai tempat belajar siswa juga menjadi betah untuk berlama-lama di sekolah. Hal ini karena siswa sudah merasa nyaman berada di sekolah yang sejuk, ‘adem’, dan rindang. Maka, bagi sekolah-sekolah saatnya mulai sekarang menjadikan sekolah yang nyaman, sehingga siswa semangat untuk belajar di sekolah dan merasa betah selama berada di sekolah.